Menyiapkan Dana Masa Depan
KOMPAS.com - Sebagai ilustrasi, biaya pendidikan di sebuah perguruan tinggi negeri di Jakarta, yang pada tahun 2012 sekitar Rp 90 juta, pada tahun 2020 bisa mencapai Rp 200 juta. Bahkan, pada tahun 2025 bisa sekitar Rp 300 juta.
Untuk perguruan tinggi swasta di Jakarta, perkiraan biayanya jauh lebih tinggi. Misalnya, biaya pendidikan pada tahun 2012 sebesar Rp 200 juta. Pada tahun 2020 bisa melonjak menjadi Rp 450 juta, bahkan pada tahun 2025 bisa sekitar Rp 700 juta.
Lebih tinggi lagi biaya pendidikan di perguruan tinggi luar negeri yang pada tahun 2012 mencapai Rp 900 juta, pada tahun 2020 bisa menjadi Rp 2 miliar. Pada tahun 2025, meningkat lagi signifikan menjadi Rp 3 miliar.
Thursday, 31 October 2013
Wednesday, 30 October 2013
Asuransi Pendidikan Untuk Buah Hati Tercinta
Asuransi Pendidikan Untuk Buah Hati Tercinta
Sebagai Orang Tua, kita sering bertanya kenapa Anak kita. Kalau sudah besar mau jadi apa..? Pingin sekolah dimana..? atau Kuliah dimana..? Tapi kita sering lupa bertanya pada diri sendiri, apakah kita sudah mempersiapkan biaya untuk mereka..?? Untuk membiayai pendidikan anak-anak kita kelak, sehingga pilihan atau cita-cita anak kita kelak bisa terwujud untuk bisa sekolah ditempat yang mereka inginkan tanpa terkendala masalah biaya. Mempersiapkan pendidikan anak-anak adalah kewajiban kita sebagai Orang tua. Pendidikan haruslah sebagai proses belajar yang mampu menumbuhkan potensi unik yang ada dalam diri setiap anak agar dapat menjadi dirinya sendiri dan senang menjalani kehidupan ini
Mengapa kita perlu merencanakan biaya pendidikan ?
1. Semakin tingginya biaya pendidikan di masa depan.
Biaya pendidikan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan seiring dengan inflasi. Rata-rata inflasi yang terjadi setiap tahun adalah 10 persen.
2. Ketidakpastian penghasilan di masa depan.
Tidak ada seorang pun mampu memprediksi masa depannya. Karena rezeki, umur dan jodoh adalah urusan Tuhan. Bila saat ini kita diberikan rezeki berlimpah, maka pada tahun-tahun mendatang belum tentu.
3. Ketidakpastian fisik dan umur. Hari ini sehat, besok belum tentu masih sehat.
Bila sakit, cacat tetap atau bahkan meninggal dunia. Bagaimana masa depan anak Anda??? renungkan..!
4. Untuk mengetahui jumlah angsuran yang harus disiapkan setiap bulan, agar pada
saat dibutuhkan dapat mencukupi biaya pendidikan anak.
Banyak orang melakukan angsuran biaya pendidikan, namun mereka tidak tahu berapa
seharusnya uang yang ditabung. Ada yang menabung asal menabung saja!
Mempersiapkan dana dengan beberapa alternatif :
• Menabung sendiri melalui instrumen tabungan, deposito, saham, properti, emas, mata uang asing, reksadana syariah dan lainnya.
• Membeli Asuransi Pendidikan. Kelebihan cara ini, kita akan ‘dipaksa’ membayar premi setiap bulan atau tahunan.
Penentuan pilihan tersebut sangat tergantung dari setiap individu, penghasilan dan uang yang dimiliki saat ini.
“Ambil tindakan sekarang juga, untuk mewujudkan masa depan anak-anak Anda”
Hubungi :
Agen Asuransi Prudential
Rahadian Herry R
HP: 08164228238 - 082138080662
Jakarta, Indonesia
Email 1: agenasuransipru [at] gmail.com
Email 2: rahadianhr999 [at] yahoo.com
Sebagai Orang Tua, kita sering bertanya kenapa Anak kita. Kalau sudah besar mau jadi apa..? Pingin sekolah dimana..? atau Kuliah dimana..? Tapi kita sering lupa bertanya pada diri sendiri, apakah kita sudah mempersiapkan biaya untuk mereka..?? Untuk membiayai pendidikan anak-anak kita kelak, sehingga pilihan atau cita-cita anak kita kelak bisa terwujud untuk bisa sekolah ditempat yang mereka inginkan tanpa terkendala masalah biaya. Mempersiapkan pendidikan anak-anak adalah kewajiban kita sebagai Orang tua. Pendidikan haruslah sebagai proses belajar yang mampu menumbuhkan potensi unik yang ada dalam diri setiap anak agar dapat menjadi dirinya sendiri dan senang menjalani kehidupan ini
Mengapa kita perlu merencanakan biaya pendidikan ?
1. Semakin tingginya biaya pendidikan di masa depan.
Biaya pendidikan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan seiring dengan inflasi. Rata-rata inflasi yang terjadi setiap tahun adalah 10 persen.
2. Ketidakpastian penghasilan di masa depan.
Tidak ada seorang pun mampu memprediksi masa depannya. Karena rezeki, umur dan jodoh adalah urusan Tuhan. Bila saat ini kita diberikan rezeki berlimpah, maka pada tahun-tahun mendatang belum tentu.
3. Ketidakpastian fisik dan umur. Hari ini sehat, besok belum tentu masih sehat.
Bila sakit, cacat tetap atau bahkan meninggal dunia. Bagaimana masa depan anak Anda??? renungkan..!
4. Untuk mengetahui jumlah angsuran yang harus disiapkan setiap bulan, agar pada
saat dibutuhkan dapat mencukupi biaya pendidikan anak.
Banyak orang melakukan angsuran biaya pendidikan, namun mereka tidak tahu berapa
seharusnya uang yang ditabung. Ada yang menabung asal menabung saja!
Mempersiapkan dana dengan beberapa alternatif :
• Menabung sendiri melalui instrumen tabungan, deposito, saham, properti, emas, mata uang asing, reksadana syariah dan lainnya.
• Membeli Asuransi Pendidikan. Kelebihan cara ini, kita akan ‘dipaksa’ membayar premi setiap bulan atau tahunan.
Penentuan pilihan tersebut sangat tergantung dari setiap individu, penghasilan dan uang yang dimiliki saat ini.
“Ambil tindakan sekarang juga, untuk mewujudkan masa depan anak-anak Anda”
Hubungi :
Agen Asuransi Prudential
Rahadian Herry R
HP: 08164228238 - 082138080662
Jakarta, Indonesia
Email 1: agenasuransipru [at] gmail.com
Email 2: rahadianhr999 [at] yahoo.com
Sunday, 27 October 2013
CARA PEMBAYARAN PREMI ASURANSI PRUDENTIAL
CARA PEMBAYARAN PREMI ASURANSI PRUDENTIAL
Anda dapat melakukan pembayaran premi melalui:
AutoDebit:
a. Kartu Kredit Visa atau Master
b. Kartu Kredit BCA
c. Rekening Tabungan Bank Permata
d. Rekening Tabungan BCA
e. Rekening Tabungan Bank Mandiri
f. Rekening Tabungan Bank Danamon
g. Rekening Tabungan Bank BII
h. Rekening Tabungan Bank CIMB Niaga
i. Rekening Tabungan Bank BRI
ATM
a. BCA
b. Bank Permata
c. BII
d. Bank Panin
e. CIMB Niaga
f. BNI
g. Bank Mandiri
Internet Banking:
a. Klik BCA ( www.klikbca.com ), mobile banking BCA
b. Permata Net ( www.PermataBank.com atau www.PermataNet.com )
c. BII ( www.bii.co.id )
d. CIMB Niaga ( www.cimbniaga.com )
Berikut ini adalah cara pembayaran premi melalui ATM BCA di seluruh Indonesia :
- Masukkan kartu ATM BCA Anda
- Masukkan PIN Anda
- Jenis Transaksi: pilih “Transaksi Lainnya”
- Jenis Transaksi: pilih “Pembayaran”
- Jenis Pembayaran: pilih “Layar Berikut”
- Jenis Pembayaran: pilih “Asuransi”
- Pilih Perusahaan Asuransi “Prudential”
- Pilih Kode Bayar sesuai Jenis Pembayaran:
7250: Premi Pertama
7251: Premi Lanjutan
7252: Top-upPremi
7253: Biaya Cetak Ulang Polis
7254: Biaya Perubahan Polis
7255: Biaya Cetak Kartu
- Nomor Polis: masukkan Kode Bayar+ Nomor Polis/SPAJAnda
- Jumlah Pembayaran: masukkan “JumlahPremi”yang akan dibayar
- Konfirmasi pembayaran
- Transaksi Selesai
Berikut ini adalah cara pembayaran premi melalui ATM Bank Permata di seluruh Indonesia :
- Masukkan kartu ATM Anda *)
- Jenis bahasa: pilih bahasa “Indonesia”atau “English”
- Masukkan PIN Anda
- Jenis Transaksi: pilih “Transaksi lainnya”
- Jenis Pembayaran: pilih “Pembayaran”
- Jenis Pembayaran: pilih “Asuransi”
- Pilih Kode Prefix:
110: Prudential SPAJ IDR
111: Prudential SPAJ USD
112: Prudential Premi Lanjutan IDR
113: Prudential Premi Lanjutan USD
114: Prudential TOP UP IDR
115: Prudential TOP UP USD
116: Prudential Biaya Cetak Polis
117: Prudential Biaya Ubah Polis
118: Prudential Biaya Cetak Kartu
- Nomor Polis: masukkan Kode Prefix+ Nomor PolisAnda
- Jumlah Pembayaran: masukkan “Jumlah Premi”yang akan dibayar
- Jenis Rekening: pilih “Rekening”Anda
- Konfirmasi pembayaran
- Transaksi Selesai
*Kartu Tabungan Jenis ATM BERSAMA atau ALTO dapat melakukan pembayaran premi di mesin ATM Bank Permata, mengikuti panduan pembayaran di atas.
Anda dapat melakukan pembayaran premi melalui:
AutoDebit:
a. Kartu Kredit Visa atau Master
b. Kartu Kredit BCA
c. Rekening Tabungan Bank Permata
d. Rekening Tabungan BCA
e. Rekening Tabungan Bank Mandiri
f. Rekening Tabungan Bank Danamon
g. Rekening Tabungan Bank BII
h. Rekening Tabungan Bank CIMB Niaga
i. Rekening Tabungan Bank BRI
ATM
a. BCA
b. Bank Permata
c. BII
d. Bank Panin
e. CIMB Niaga
f. BNI
g. Bank Mandiri
Internet Banking:
a. Klik BCA ( www.klikbca.com ), mobile banking BCA
b. Permata Net ( www.PermataBank.com atau www.PermataNet.com )
c. BII ( www.bii.co.id )
d. CIMB Niaga ( www.cimbniaga.com )
Berikut ini adalah cara pembayaran premi melalui ATM BCA di seluruh Indonesia :
- Masukkan kartu ATM BCA Anda
- Masukkan PIN Anda
- Jenis Transaksi: pilih “Transaksi Lainnya”
- Jenis Transaksi: pilih “Pembayaran”
- Jenis Pembayaran: pilih “Layar Berikut”
- Jenis Pembayaran: pilih “Asuransi”
- Pilih Perusahaan Asuransi “Prudential”
- Pilih Kode Bayar sesuai Jenis Pembayaran:
7250: Premi Pertama
7251: Premi Lanjutan
7252: Top-upPremi
7253: Biaya Cetak Ulang Polis
7254: Biaya Perubahan Polis
7255: Biaya Cetak Kartu
- Nomor Polis: masukkan Kode Bayar+ Nomor Polis/SPAJAnda
- Jumlah Pembayaran: masukkan “JumlahPremi”yang akan dibayar
- Konfirmasi pembayaran
- Transaksi Selesai
Berikut ini adalah cara pembayaran premi melalui ATM Bank Permata di seluruh Indonesia :
- Masukkan kartu ATM Anda *)
- Jenis bahasa: pilih bahasa “Indonesia”atau “English”
- Masukkan PIN Anda
- Jenis Transaksi: pilih “Transaksi lainnya”
- Jenis Pembayaran: pilih “Pembayaran”
- Jenis Pembayaran: pilih “Asuransi”
- Pilih Kode Prefix:
110: Prudential SPAJ IDR
111: Prudential SPAJ USD
112: Prudential Premi Lanjutan IDR
113: Prudential Premi Lanjutan USD
114: Prudential TOP UP IDR
115: Prudential TOP UP USD
116: Prudential Biaya Cetak Polis
117: Prudential Biaya Ubah Polis
118: Prudential Biaya Cetak Kartu
- Nomor Polis: masukkan Kode Prefix+ Nomor PolisAnda
- Jumlah Pembayaran: masukkan “Jumlah Premi”yang akan dibayar
- Jenis Rekening: pilih “Rekening”Anda
- Konfirmasi pembayaran
- Transaksi Selesai
*Kartu Tabungan Jenis ATM BERSAMA atau ALTO dapat melakukan pembayaran premi di mesin ATM Bank Permata, mengikuti panduan pembayaran di atas.
Saturday, 26 October 2013
Asuransi Dana Pensiun Hari Tua
Asuransi Dana Pensiun Hari Tua - Menepis nasib suram saat masa pensiun tiba
Usia muda berfoya-foya, masa tua kaya-raya. Siapa yang tidak ingin melakoni pembabakan hidup seperti itu? Anda pun tentu menginginkan menikmati masa tua yang nyaman dan serba berkecukupan.
Sayang, hanya segelintir orang yang bisa menikmatinya dan lebih banyak yang harus melewati usia senja dengan penuh kesuraman. Orang sering lupa menyusun rencana keuangan yang matang sejak dini untuk menyambut hari tua.
Semua orang harus merencanakan masa pensiun sejak dini. Pasalnya, kebutuhan hidup masih ada meski penghasilan tetap sudah berhenti. Apalagi kalau Anda masih memiliki beberapa kewajiban yang harus dibayar. Misalnya, cicilan rumah dan mobil, yang biasanya bertenor panjang.
Usia muda berfoya-foya, masa tua kaya-raya. Siapa yang tidak ingin melakoni pembabakan hidup seperti itu? Anda pun tentu menginginkan menikmati masa tua yang nyaman dan serba berkecukupan.
Sayang, hanya segelintir orang yang bisa menikmatinya dan lebih banyak yang harus melewati usia senja dengan penuh kesuraman. Orang sering lupa menyusun rencana keuangan yang matang sejak dini untuk menyambut hari tua.
Semua orang harus merencanakan masa pensiun sejak dini. Pasalnya, kebutuhan hidup masih ada meski penghasilan tetap sudah berhenti. Apalagi kalau Anda masih memiliki beberapa kewajiban yang harus dibayar. Misalnya, cicilan rumah dan mobil, yang biasanya bertenor panjang.
Friday, 25 October 2013
Pentingnya Asuransi Pendidikan
Pentingnya Asuransi pendidikan
Sesuai fungsinya, asuransi pendidikan adalah untuk proteksi. Pemilik asuransi adalah ayah atau ibu yang menjadi pencari nafkah utama. Pemilik asuransi diharuskan membayar premi dalam jumlah dan waktu tertentu sesuai pilihan.
Keuntungannya, pemilik asuransi akan mendapatkan dana tiap kali putra-putri memasuki jenjang pendidikan baru, SD, SMP, SMA, dan PT. Selain itu dana asuransi akan tetap diberikan jika pemiliknya meninggal dunia dengan tanpa membayar premi lagi. Sebaliknya dana yang diambil sebelum waktunya akan dikenakan pinalti, diharuskan membayar dalam jumlah tertentu.
Kapan asuransi ini Anda mulai? Sebaiknya sejak usia anak dini. Anda dapat memulai program asuransi ini sejak anak berusia 0 tahun karena premi yang dibayarkan bisa lebih murah ketimbang kalau Anda mengikuti asuransi saat anak sudah lebih besar, premi yang harus dibayarkan akan lebih tinggi. Usia anak dengan batas maksimal 12 tahun dan usia orang tua juga menjadi faktor penentu besarnya premi.
Anda kemudian tinggal menghubungi pihak asuransi. Lalu, berdasarkan rencana Anda, pihak asuransi akan menghitung berapa dana yang diperlukan untuk masing-masing jenjang pendidikan. Dari situ, bisa disimpulkan berapa besar premi yang harus dibayarkan setiap bulan. Pihak asuransi juga akan menghitung dana yang terkumpul dengan premi yang sudah ditentukan.
Contohnya, jika saat ini pendapatan Anda sekitar Rp 5 juta per bulan, asumsikan 10%- nya untuk biaya asuransi pendidikan anak, yaitu sebesar Rp 500 ribu per bulan, atau sekitar Rp 6,5 juta per tahun
Sesuai fungsinya, asuransi pendidikan adalah untuk proteksi. Pemilik asuransi adalah ayah atau ibu yang menjadi pencari nafkah utama. Pemilik asuransi diharuskan membayar premi dalam jumlah dan waktu tertentu sesuai pilihan.
Keuntungannya, pemilik asuransi akan mendapatkan dana tiap kali putra-putri memasuki jenjang pendidikan baru, SD, SMP, SMA, dan PT. Selain itu dana asuransi akan tetap diberikan jika pemiliknya meninggal dunia dengan tanpa membayar premi lagi. Sebaliknya dana yang diambil sebelum waktunya akan dikenakan pinalti, diharuskan membayar dalam jumlah tertentu.
Kapan asuransi ini Anda mulai? Sebaiknya sejak usia anak dini. Anda dapat memulai program asuransi ini sejak anak berusia 0 tahun karena premi yang dibayarkan bisa lebih murah ketimbang kalau Anda mengikuti asuransi saat anak sudah lebih besar, premi yang harus dibayarkan akan lebih tinggi. Usia anak dengan batas maksimal 12 tahun dan usia orang tua juga menjadi faktor penentu besarnya premi.
Anda kemudian tinggal menghubungi pihak asuransi. Lalu, berdasarkan rencana Anda, pihak asuransi akan menghitung berapa dana yang diperlukan untuk masing-masing jenjang pendidikan. Dari situ, bisa disimpulkan berapa besar premi yang harus dibayarkan setiap bulan. Pihak asuransi juga akan menghitung dana yang terkumpul dengan premi yang sudah ditentukan.
Contohnya, jika saat ini pendapatan Anda sekitar Rp 5 juta per bulan, asumsikan 10%- nya untuk biaya asuransi pendidikan anak, yaitu sebesar Rp 500 ribu per bulan, atau sekitar Rp 6,5 juta per tahun
Subscribe to:
Posts (Atom)